20, Jun, 2019
Impact Hasil Pertandingan Semifinal UCL City Kontra Tottenham

Impact Hasil Pertandingan Semifinal UCL City Kontra Tottenham

Pep Guardiola: Sungguh Kejam Manchester City Tersingkir dari Liga Champions

Manchester City memang dapat mengalahkan Totteham Hotspur dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions 2018-2019 di kandang sendiri, Etihad Stadium, Kamis pagi-pagi sekali WIB (18/4/2019).

Manchester City menang 4-3, tetapi kemenangan tersebut seolah tak berarti apa pun sebab tiga gol yang sukses dilesakkan Hotspur di Etihad, membawa tim tamu melaju ke semifinal lantaran menang agresivitas gol tandang. Pada laga leg kesatu di Tottenham Hotspur Stadium (10/4/2019), Man City kalah 0-1. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sesaat sesudah pertandingan di Etihad Stadium, tampak tak percaya kesebelasan asuhannya tersingkir dengan teknik seperti itu.

Apalagi, Sergio Aguero sempat menembus gawang Spurs di menit-menit akhir pertandingan. Skor ketika tersebut jadi 5-3. Namun, wasit memakai VAR dan selanjutnya menyimpulkan gol tersebut tak sah lantaran Aguero dalam posisi offside. Skor 4-3 juga tak berubah sampai laga usai.

“Ini memang kejam, tapi laksana itulah, dan kami mesti menerimanya,” kata Guardiola.

“Setelah 20 menit, kami unggul 3-2. Di babak kedua, kami menciptakan tidak sedikit peluang dan mencetak gol yang kami butuhkan. Sayangnya, ini selesai buruk bikin kami, jadi selamat guna Tottenham dan semoga berhasil di semifinal,” imbuhnya.

Di sisi lain, Guardiola menuliskan dia terus menyokong pemakaian VAR. Selain guna mereview gol Aguero, VAR juga dipakai untuk meyakinkan gol ketiga Hotspur lewat Fernando Llorente pada menit ke-73. Namun, secara eksklusif ia menyoroti gol Llorente tersebut. Sekilas, bola sempat terlihat tentang bagian tangan atau pinggul striker Spanyol itu.

“Saya menyokong VAR, tapi barangkali dari satu sisi, gol Fernando Llorente tersebut handball, namun dari sudut pandang wasit tidak,” ucapnya.

Meski kiprah Manchester City terhenti di perempat final, tak berbeda musim lalu, Guardiola tetap mengapresiasi penampilan pemainnya, pun suporter yang memberi dukungan.

“Saya paling bangga dengan pemain dan fans. Saya tak pernah mendengar sorakan semacam tersebut sejak saya di Manchester, tetapi sepak bola tersebut tak dapat diprediksi,” lanjutnya.

Reaksi Son Heung-Min Setelah Pecahkan Rekor 12 Tahun di Liga Champions

Pemain internasional Korea Selatan, Son Heung-min, jadi salah seorang bintang dalam keberhasilan Tottenham Hotspur melaju ke semifinal Liga Champions 2018-2019. Dalam dua leg pertandingan, Son tidak jarang kali mencetak gol bikin Spurs.

Pada leg kesatu di Tottenham Hotspur Stadium (10/4/2019), Son Heung-min mencetak gol tunggal kemenangan Spurs atas Manchester City. Kemudian di leg kedua di Etihad Stadium, Kamis pagi-pagi sekali WIB (18/4/2019), ia pulang berkontribusi dengan dua gol dalam tiga menit, menit ketujuh dan ke-10′.

Tambahan satu gol dari Fernando Llorente membawa Spurs mencetak tiga gol ke gawang Man City.

Mereka memang kalah di laga ini menilik tuan rumah dapat mencetak empat gol. Namun, tersebut pun sudah lumayan buat Spurs lantaran mereka menang dalam urusan agresivitas gol tandang.

Son layak bangga dan bahagia dengan kontribusinya pada Spurs. Tambahan tiga gol di fase perempat final, membuatnya sekarang mengemas total 12 gol di ajang Liga Champions. Itu jadi rekor baru.

Torehan 12 gol tersebut membuat kapten Timnas Korea Selatan U-23 di Asian Games 2018 tersebut kini jadi pemain Asia paling tidak sedikit mengoleksi gol di Liga Champions. Son memecahkan rekor sekitar 12 tahun, yang dipegang penyerang Dynamo Kiev asal Uzbekistan, Maksim Shatskikh, yang mengumpulkan 11 gol.

Saat disebut-sebut perihal rekor ini, Son menunjukkan reaksi tak terduga.

“Saya tak pernah menyaksikan sesuatu laksana ini sebelumnya,” ucapnya untuk BT Sport sesudah pertandingan.

“Ini paling berat dan gila, namun kami paling bangga dengan teman satu tim. Ini gila!” lanjutnya.

“Biasanya kita kesal dengan VAR, tapi eksklusif hari ini, kami berterima kasih.”

“Kami bertempur sekitar 90 menit. Kami menunjukkan karakter spektakuler kami dan berjuang,” imbuhnya.

Hanya, Son dijamin absen ketika Tottenham Hotspur menjalani leg kesatu semifinal melawan Ajax Amsterdam. Pasalnya, ia telah mengantongi dua kartu kuning.

Menariknya, ia menyatakan tak tahu telah mengantongi tiga kartu kuning, yang membuatnya mesti menepi sementara. Son Heung-min menerima kartu kuning ketiga di sepanjang Liga Champions musim ini ketika meladeni Man City pada menit ke-48.

“Saya tak tahu soal itu!” ujarnya singkat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>